Kritik Fenomena Partai dan Musibah: Politisasi?


01. Ingin kultwit singkat saja soal #PartaiDanMusibah.
02. Sejak jaman PK hingga PKS skrg, partai yg satu ini selalu eksis menolong korban musibah.
03. Belakangan, perilaku ini dianggap sbg ancaman o/ bbrp lawan politik.
04. Akhirnya, dihembuskanlah isu bhw partai tdk boleh menolong korban musibah.
05. Kata2nya disamarkan jadi, “Nggak usah bawa bendera partai kalo mau nolong!”
06. Kata2 itu kemudian perlahan menyusun sebuah cerita di kepala para pembacanya.
07. Seolah2, ketika PKS menolong korban musibah, tiba2 seisi kota penuh dgn bendera PKS.
08. Atau, org berkhayal, ketika nasi bungkus dibagikan, ada stiker partai, lengkap dgn instruksi utk memilih.
09. Permasalahan ini, menurut saya, muncul krn sejumlah kesalahan logika.
10. Pertama, identitas partai adalah hal yg sangat penting, krn dlm kasus ini partailah yg memberi bantuan.
11. Kalau yg beri bantuan adalah ormas, maka wajar juga jika identitasnya diperjelas.
12. Justru jd masalah kalau identitasnya tdk jelas. Memangnya nggak bahaya menerima bantuan yg serba gak jelas?
13. Kedua, seolah2 org merasa tdk nyaman kalau partai yg memberi bantuan.
14. Ini jg kesalahan logika. Krn politik dianggap kotor, maka semua partai harus kotor. Ada partai bersih malah keki.
15. Justru, semestinya org senang jika ada partai yg memberi bantuan. Artinya politik diisi o/ org2 yg bersih.
16. Dan semestinya jg masyarakat marah pada partai yg tdk memberi bantuan. Sudah dipilih, kok gak ada manfaatnya.
17. Apalagi partai2 besar, yg perolehan suaranya di atas PKS. Harus dihukum secara sosial kalau tdk membantu.
18. Th 2014 ini tahun pemilu. Harusnya, di partai2 besar itu dana bertebaran. Nggak ada alasan utk tdk membantu.
19. Ketiga, ada yg merasa ini semua pencitraan. Pemikiran ini gak salah2 amat, tp coba tilik masalahnya.
20. Apakah PKS menolong korban bencana di tahun pemilu saja? Kalau ya, maka itu pencitraan.
21. Dan kalau cuma pencitraan, bukankah partai2 besar punya dana yg lebih besar utk lakukan hal yg sama?
22. Satgas2 partai itu kalo lg show of force gagah2 lho. Pas ada musibah ngapain mrk?
23. Coba lihat partai2 besar kalau lg kampanye. Segala macem artis bisa didatengin. Duit melimpah. Pas musibah ke mana?
24. Sampe skrg msh ada aja yg bagi2 duit, bagi2 nasi bungkus dll pas lg kampanye. Pas lg musibah, ke mana nasi bungkusnya?
25. Kalau cuma pencitraan, maka ini peluang bagus bwt partai2 pemilik modal besar. Tp kok gak dilakukan?
26. Jelaslah bhw menolong korban musibah itu gak mungkin cuma dgn semangat pencitraan.
27. Emangnya semua org mau disuruh berenang kesana kemari dr pagi sampe malem ngurusin org lain saat banjir?
28. Emangnya saat menolong korban musibah itu gak ada risiko? Bukan cuma capek, lho!
29. Itulah sebabnya, kalau ada partai yg aktif menolong korban musibah, saya ragu itu pencitraan.
30. Apalagi partainya tergolong tdk besar, tidak tergolong banyak duitnya. Jawabannya cuma satu: semangat krn Allah!
31. Kalo bukan krn Allah, nggak akan mereka mau turun ke lapangan seperti itu. Apalagi gak dibayar.
32. Nggak percaya? Ya komparasikan aja sama partai2 besar. Mrk punya semua. Kecuali semangat krn Allah, mungkin ya.
33. Pencitraan atau bukan, sudah semestinya rakyat diarahkan pada logika yg benar. #PartaiDanMusibah
34. Mau pencitraan atau apa, partai harus membantu korban musibah. Partai yg gak mau bantu, hujat saja!
35. Rakyat yg cerdas bisa kok bersikap sedikit pragmatis. Kenapa tidak?
36. Kalo ada partai menolong korban tp ngajak utk milih, ya terima aja bantuannya. Pas nyoblos, kan dia gak tau.
37. Saya ingat, di salah satu stasiun tv swasta, ust @anismatta pernah diajukan pertanyaan menarik.
38. Pertanyaannya: “Dulu PKS saja yg menolong korban musibah. Skrg partai2 lain jg mencoba. Gmn tanggapannya?”
39. Ust @anismatta menjawab: “Ya bagus, itu artinya semua partai berlomba2 dlm kebaikan.”
40. Gmn kalo ada yg menolong cuma krn pencitraan? Ya gpp jg, yg penting kan rakyat yg dpt manfaat.
41. Bagus kalo rakyat punya ‘standar tinggi’. Nggak mau milih partai yg ngumpet saat ada bencana alam. Why not?
42. Lbh bagus lg kalo bs berpikir rasional. Bisa bedakan mana yg tulus dan mana yg pencitraan.
43. PKS, saya yakin, sangat siap berkompetisi dlm kebaikan bersama partai2 yg lain.
44. Kalau partai2 besar sudi turun tangan menolong rakyat, maka itu kemajuan bagi bangsa.
45. Sayang, kemajuan ini malah terlewatkan begitu saja krn retorika2 kosong yg terus dilontarkan ke publik.
46. Publik akhirnya terpancing utk marah2 melulu krn alasan yg tdk jelas.
47. Mrk marah pd partai2 yg khianati rakyat, tp marah2 jg ketika partai2 menolong rakyat. Darah tinggi deh.
48. Mau sampai kapan rakyat disuruh marah2 nggak jelas begini? Marahlah pd mrk yg pantas dimarahi!
49. Semoga Allah SWT merahmati negeri ini. Aamiin…

*sumber: http://chirpstory.com/li/183041

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: