Ustadz Yusuf Mansyur, MUI, PB NU, Muslimat NU dkk Menolak Pekan Kondom Nasional


Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran, ustadz Yusuf Mansur tak bisa menyembunyikan kekecewaan yang sangat dalam atas kampanye kondomisasi Pekan Kondo Nasional dan penundaan polwan berjilbab. Melalui akun twitternya, @Yusuf_Mansur, sore ini (2/12) beliau menulis : “Jilbab ditunda2… Kondom malah dibebaskan sebebas2nya… Innaa lillaah… Innaa lillaah… Innaa lillaah…”

Jilbab ditunda2… Kondom malah dibebaskan sebebas2nya… Innaa lillaah… Innaa lillaah… Innaa lillaah…
— Yusuf Mansur (@Yusuf_Mansur) December 2, 2013

Ustadz sejuta follower yang dikenal berpembawaan kalem, murah senyum dan humoris ini bahkan menyatakan dirinya sudah sangat meledak-ledak dan jijik melihat kondisi seperti ini.

“Saya ga bisa kalem nih… Hampir meledak2. Tiba2 saya merasa jijik hari ini dengan negara ini…”

Selengkapnya berikut kami kutip twit-twit ustadz Yusuf Mansur yang memiliki satu juta lebih follower ini:

Ternyata bener ya? Ada bus pekan kondom, yg distikerin bergambar artis berpose panas. Yaaa Allah, koq negara tega banget yaaa..

Menurut sebagian cerita, bus itu masuk ke kampus… Allahu akbar… Bagaimana mungkin pemerintah “setega” itu…

Apalagi di kampus2, kondom itu dibagikan, &yg bagi2in bilang, “Kamu jajal yaaa. Pake sama pacar kamu…”. Duh, sedih banget saya…

Saya ga bisa kalem nih… Hampir meledak2. Tapi saya menyadari. Ini semua kompetisi. Trmasuk kompetisi amal saleh. Ttp kalem deh.

Kita coba lbh giat, lbh masif, lbh elegant, dan berwibawa, dlm upaya menyelamatkan bangsa ini.

Yg saya msh ga ngerti, jika benar, maka menkes adalah seorang perempuan… Seorang nenek, yg pastinya seorang ibu…

… Koq bisa memasang gambar seorang artis berpose panas menantang… Di mana naluri keperempuanannya? Keibuannya? Yaa Allah…

Selamatkan kami yaa Allah… Selamatkan anak2 keturunan kami… Jangan buat kami ga percaya sama pemerintah kami. Kami msh sayang sama mrk.

Yaa Allah, beri hidayah, beri petunjuk, semua yg ingin menyelamatkan negara, trmasuk dari aids. Dg melakukan cara2 yg benar…

Saya saja, ustadz yusuf mansur, punya niat mulia, bagus, dlm membangun ekonomi berjamaah, hrs lwt cara2 yg bener menurut negara…

Masa skrng negara lsg yg berupaya bagus, baik, malah memilih cara yg ga bagus. Yusuf Mansur mau nerima, bljr, &menyempurnakan… Negara?

Tiba2 saya merasa jijik hari ini dengan negara ini… Semoga dtgnya maghrib sebentar lagi, nyaman lagi hati saya, setelah shalat nanti…

Jilbab ditunda2… Kondom malah dibebaskan sebebas2nya… Innaa lillaah… Innaa lillaah… Innaa lillaah…

Sumber: http://www.pkspiyungan.org/2013/12/yusuf-mansur-jilbab-polwan-ditunda.html

MUI Tidak Setuju Penyelenggaraan Pekan Kondom Nasional

Jakarta (Antara) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Amidhan mengatakan pihaknya tidak setuju dengan diselenggarakan Pekan Kondom Nasional pada 1 hingga 7 Desember.

“MUI tidak setuju dengan adanya penyelenggaraan Pekan Kondom Nasional itu,” ujar Amidhan di Jakarta, Senin.

Penyelenggaraan acara tersebut, kata Amidhan, adalah kepentingan industri kondom bukan untuk menyampaikan kegunaan kondom sebagai alat kontrasepsi.

“Hal itu bisa disalahgunakan, dikhawatirkan terjadinya seks bebas pada remaja,” jelas dia.

Dia juga mengatakan kegiatan tersebut semata-mata hanya untuk kepentingan industri kondom. Seharusnya, lanjutnya, kegiatan yang diselenggarakan edukasi reproduksi dan pendidikan seks bagi masyarakat bukan kampanye penggunaan kondom.

Pekan Kondom Nasional digagas Kementerian Kesehatan dan diselenggarakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN).

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan kegiatan tersebut bukan hal yang terlarang. “Lebih bahaya bagi-bagi rokok dari pada kondom,” kata Menkes.

Acara tersebut ditentang keras oleh sejumlah organisasi masyarakat di Tanah Air.(rr)

Sumber: http://berita.plasa.msn.com/nasional/antara/mui-tidak-setuju-penyelenggaraan-pekan-kondom-nasional

Muslimat Minta Pemerintah Batalkan Pekan Kondom Nasional

Jakarta (Antara) – Muslimat Nahdlatul Ulama meminta pemerintah membatalkan Pekan Kondom Nasional yang dicanangkan Menteri Kesehatan dan dilaksanakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) serta salah satu produsen kondom.

“Muslimat NU meminta keputusan tersebut segera dicabut,” kata Ketua Umum Pucuk Pimpinan Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Senin.

Pekan Kondom Nasional dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 7 Desember 2013 sebagai rangkaian peringatan Hari AIDS se-Dunia di Indonesia yang salah satu kegiatannya adalah pembagian kondom gratis kepada masyarakat.

Menurut Khofifah, jika kegiatan itu diteruskan akan menjadi bencana baru bagi negeri yang ber-Pancasila, bertuhan, dan beragama ini.

“Jika ada pembagian kondom di jalan atau di tempat keramaian umum, lalu diterima oleh para remaja, bisa dibayangkan, remaja usia belasan tahun yang punya kecenderungan coba-coba, bisa saja terdorong melakukan seks bebas, setelah mendapat kondom yang dibagi gratis secara terbuka,” katanya.

Karena itu, kata Khofifah, kegiatan itu tidak dapat dibiarkan, dan kebijakan Menteri Kesehatan untuk menggelar acara seperti itu harus ditinjau ulang.

“Menko Kesra dan Presiden RI saya harapkan mencabut Pekan Kondom Nasional,” kata Khofifah.

Muslimat NU juga menyatakan pemerintah perlu meminta maaf kepada masyarakat luas karena telah mengambil keputusan yang membahayakan bagi masyarakat luas.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menolak kegiatan Pekan Kondom Nasional dan pembagian kondom gratis tersebut.

“Umat Islam jangan terlibat dalam kegiatan tersebut,” kata Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Muhammad Sulton Fatoni, Minggu (1/2).

Menurut Sulton, upaya mencegah meluasnya pengidap AIDS merupakan upaya mulia, namun untuk mencegah agar penularan yang salah satunya melalui hubungan seksual itu bukan dengan membagi-bagikan kondom secara gratis yang sangat mungkin disalahgunakan untuk perzinahan.

Karena alasan itulah, tambah Sulton, kegiatan bagi-bagi kondom gratis berpotensi bertentangan dengan ajaran agama.

“Bagi-baginya tidak untuk suami-suami, motifnya jaga-jaga agar nggak kena AIDS. Memfasilitasi itu membantu,” katanya. (ar)

Sumber: http://berita.plasa.msn.com/nasional/antara/muslimat-minta-pemerintah-batalkan-pekan-kondom-nasional

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: