Ringkasan Software Configuration Management


R. Pressman dalam bukunya “Software Engineering” menyimpulkan bahwa SCM adalah termasuk dalam “aktivitas payung”, maksudnya diterapkan pada setiap kegiatan RPL. SCM berfungsi untuk mengidentifikasi, mengendalikan, mengaudit dan melaporkan modifikasi konfigurasi yang terjadi selama s/w dikembangkan dan setelah diserahkan ke customer. Konfigurasi s/w terdiri dari obyek yang saling berkaitan (SCI) yang dihasilkan dari aktivitas RPL.

Obyek yang sudah dikembangkan dan di-review akan menjadi baseline. Perubahan terhadap baseline akan menghasilkan versi yang baru. Perubahan versi ini perlu dicatat & kendalikan. Kendali terhadap perubahan dimulai dengan tahapan permintaan perubahan, kemudian diambil keputusan apakah diterima ataukah tidak, dan diakhiri dengan perbaikan yang terkendali terhadap SCI.

Diperlukan audit terhadap konfigurasi baru yang dihasilkan dari perubahan. Proses perubahan yang sudah selesai/ tuntas perlu dibuatkan pelaporan statusnya. Sehingga bisa diketahui oleh semua pihak yang terlibat dalam pengembangan sistem.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: