Karangan Bunga (Perlu?)


Beberapa saya kali lewat gedung rektorat dalam dua pekan terakhir. Baik di depan maupun di belakang gedung tersebut terlihat dipenuhi karangan bunga ucapan selamat, tepat di kanan kiri pintu masuknya. Cukup banyak, dan warna warni. Memang beberapa waktu yang lalu telah terpilih rektor baru yang akan memimpin kampus ini sampai tahun 2012. Dan catatan khusus pilihan rektor kali ini adalah menangnya kandidat dari latar belakang sipil, bukan militer. Sebuah catatan sejarah baru bagi kampus.

Kembali ke karangan bunga. Muncul di benak saya pikiran usil “Berapa sih harga karangan bunga satu bijinya?” Sepertinya kok nggak kurang dari 100 ribuan. Kalo ada 20 buah berarti kalo diuangkan jadi sekitar 2 juta rupiah. Bukan jumlah sedikit bagi saya. Itu setara dengan kerja keras sebulan penuh. Dan itu mungkin setara dengan pendapatan seorang tukang becak memeras tenaga dan bermandi peluh selama hampir 3 bulan. Hmm…

Pertanyaan kedua: “Apa memang perlu harus sebuah karangan bunga untuk mengucapkan selamat?” Apakah tidak cukup dengan sebuah jabat tangan jika mampu ketemu atau cukup telpon jika ternyata berjauhan. Yang menurut hemat saya lebih murah tapi tetap tersampaikan esensinya. Atau mungkin itu semua sudah jadi budaya birokrasi yang sudah mendarah daging?

Ada sebuah kekhawatiran dalam hati. Mungkinkah berderet-deret karangan bunga itu ada supaya untuk selalu diingat sang penerima ucapan selamat? O, si A kirim ucapan. O, si B sudah kirim juga. O, si C nggak ketinggalan, dst. Dengan harapan kelak kalo berurusan dengan birokrasi rektorat bisa dapat kemudahan? Semoga bukan hanya untuk Asal Bapak Senang alias politik praktis cari muka sesaat. Semoga.

3 Responses to Karangan Bunga (Perlu?)

  1. faruq says:

    hehehe ,andakain uang tersebut dikasih saya pasti lumayan ya pak buat bayar kuliah daripada buat beli karang bungašŸ˜› just joke

  2. niknik says:

    ya biarin,pak….Lha wong uang2nya sendiri dari hasil kerja kerasnya sendiri ya terserah dunk dia pake buat apa?????
    Ya kita doain aza spy g jd temennya setan org2 yg berbuat boros tuch!Amin

  3. ariz- says:

    mungkin bgi kita…hal yang gak pnting…..tapi bgi mereka hal yang sangat penting…ktnya buat memperlncar suatu hal di hari esok…itu budaya pak….pa lagi indonesia beraneka ragam budanya…jadi..yaaa bnyak jg tjuan dari pada sbuah karangan bunga….saya stju m faruk mending di pake buat bayar kuliah…hhehehehheeee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: