Nadia: First Time to Madiun


I am Nadia

I am Nadia

Tepat berusia 1 bulan, Nadia sudah kami ajak silaturahim ke Madiun. Ya, eyang kakung dan eyang putri Madiun sudah kangen pengen lihat cucunya yang cantik itu. Dengan diantar Bapak Ibu Kediri mengendarai mobil, kami berangkat menuju Madiun sekitar jam 8 pagi. Nadia banyak tidurnya selama di perjalanan.

Nadia Bersama Yangkung & Yangti Madiun

Nadia Bersama Yangkung & Yangti Madiun

Tiba di rumah Madiun, Nadia langsung dibawa ke kamar Ibu, disitu juga sudah menunggu Bapak. Beliau berdua terlihat sangat gembira. Nadia “dikudang”, diusap-usap dan dipegang-pegang. “Atos, Pak”, komentar Eyang Putri. Memang kata orang-orang kalau anak hanya minum ASI badannya lebih mentek dibandingkan anak yang minum susu formula. Memang besar, gemuk tapi biasanya gombyor-gombyor.

Nadia dan Thania

Nadia dan Thania

Selang seminggu kemudian, Mbak Dewi dan keluarganya pulang ke Madiun. Pengen ketemu Nadia. Kebetulan Mbak Dewi juga sedang hamil tua putri keduanya. Putri pertamanya, Thania, sudah cukup besar untuk punya adik lagi. Papahnya Thania juga nanti keburu tua🙂

Di Madiun Nadia juga ketemu dengan sepupunya, Nabila. Nabila adalah putri pertama dari putrinya Bulik (adiknya ibu). Nabila selisih satu bulan lebih tua dari Nadia. Pernikahan Bapak Ibunya juga selisih satu bulan dengan pernikahan kami. Akhirnya jadilah sesi foto bersama🙂

Nadia dan Nabila

Nadia dan Nabila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: